Harga emas dan Bitcoin menunjukkan dinamika berlawanan hari ini per 26 Januari 2026, dengan emas mencetak rekor baru sementara Bitcoin terkoreksi akibat sentimen pasar.
Status Harga Emas
Harga emas spot tembus US$5.024 per ons, naik 0.85%, dan sempat mencapai US$5.000, didorong kekhawatiran krisis global serta safe-haven demand kuat.
Di Indonesia, emas Antam/UBS/Pegadaian stabil di Rp2.887.000–Rp2.974.000 per gram, dengan buyback Rp2.733.000.
Analisis Trading Emas
Tren bullish terkonfirmasi dengan rekor baru, support kuat di US$4.987 dan resistance berikutnya di US$5.100; RSI overbought tapi volume tinggi mendukung lanjutkan uptrend.
Rekomendasi: Hold posisi long atau open buy pada pullback di atas US$4.950, target US$5.100–5.200; stop-loss US$4.900.
Status Harga Bitcoin
Bitcoin turun 2.84–3.2% ke US$86.371–88.000 dalam 24 jam, gagal tembus US$90.000, kalah pamor dari emas sebagai aset safe-haven.
Ethereum terkoreksi lebih dalam 5.4% ke US$2.796, altcoin ikut tertekan.
Analisis Trading Bitcoin
Koreksi fase konsolidasi setelah rally, zona support strategis US$86.000; kalah daya tarik vs emas akibat geopolitik panas dan investor defensif.
Rekomendasi: Hold tunggu stabilisasi atau close partial profit jika hold long; hindari open new position sampai tembus US$90.000 kembali.
Kesimpulan
Prioritaskan Hold/Buy Emas sebagai aset utama hari ini, sementara Hold/Close partial Bitcoin untuk amankan profit; pantau sentimen geopolitik dan kebijakan moneter.








0 komentar:
Posting Komentar