Hari ini, 1 Februari 2026, harga emas stabil di sekitar US$4.893 per ons sementara Bitcoin anjlok tajam ke US$78.840 akibat sentimen fear ekstrem di pasar kripto.
Status Emas
Emas spot stabil di US$4.893,20 per oz (setara Rp2.638.787/gram), dengan tren safe-haven kuat meski volatilitas minor.
Analisis menunjukkan potensi rotasi dana dari emas ke BTC tertunda hingga akhir Q1 2026, emas tetap unggul saat risk-off.
Trading Analysis Emas
Support kuat US$4.800–4.900, resistance US$5.000; RSI netral, volume stabil—tren bullish jangka panjang terjaga.
Rekomendasi: Hold posisi long atau open buy pada dip di atas support; target US$5.000; stop-loss US$4.800.
Status Bitcoin
BTC turun 6.19% 24 jam ke US$78.840 (Rp1,32 miliar), ETH -9.23%, kapitalisasi kripto -6.29% ke US$2.66T; indeks fear ekstrem.
Koreksi lanjutan dari US$90k+, gagal rotasi dari emas.
Trading Analysis Bitcoin
Support krusial US$78.000–78.500, resistance US$85.000; pola wedge broadening, potensi rebound jika hold support tapi risk turun ke US$75k.
Rekomendasi: Hold dengan stop ketat atau close partial untuk kurangi risiko; tunggu konfirmasi rebound di atas US$82k sebelum open long baru.
Kesimpulan
Emas: Hold/Open pada dip sebagai safe-haven prioritas. Bitcoin: Hold/Close partial di tengah koreksi tajam—pantau support US$78k dan berita makro.








0 komentar:
Posting Komentar